Opini   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Selasa, 1 Nopember 2011
Ghamal Nasser Wahab : Penguatan Kelembagaan dan Kemitraan Rumput Laut

Komoditas Lain
Unggas
Sapi Perah
Sapi Potong
Domba/ Kambing
Aneka Ternak
Hobi Livestock

Oleh: Ghamal Nasser Wahab*

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan Dan Perikanan, Universitas Hasanuddin Makassar

Permasalahan siklus pasar bisnis rumput laut pada sentra-sentra produksi rumput laut di Sulawesi Selatan (Sulsel) disebabkan karena lemahnya peran pembinaan pemerintah daerah dalam membangun kelembagaan kelompok yang kuat. Termasuk peran advokasi untuk membangun pola kemitraan yang kuat, legal,dan berkelanjutan.

Yang terjadi saat ini adalah harga produk bahan baku rumput laut di tingkat pembudidaya masih sangat mudah terombang-ambing kondisi pasar. Saat panen raya harga rumput laut jatuh, sementara saat produksi turun harga menjulang tinggi. Tingginya fliktuasi harga ini tentunya tidak menguntungkan baik bagi pembudodaya maupun pihak pembeli dan pengolah rumput laut.

Perlua ada upaya baik dari pemerintah maupun swasta untuk menyangga harga komoditas primadona perikanan ini. Baik dengan membentuk lembaga semacam Bulog maupun melalu program-program bantuan pemerintah yang dapat menstabilkan harga.

Selain itu upaya untuk meningkatkan nilai jual produk rumput laut juga perlu terus dirintis. Hal ini supaya para pembudidaya tidak hanya bergantung dengan  hasil panan dalam bentuk kering. Upaya ini sangat mungkin diwujudkan dengan membetuk kelompok usaha atau koperasi di sentra-sentra budidaya rumput laut, dengan kata lain pengutan kelembagaan.  

Kelembagaan kelompok serta terbangunnya pola kemitraan yang kuat akan menumbuhkan kesadaran dan tanggungjawab serta kultur bisnis yang positif antara pelaku utama (pembudidaya) dan pelaku usaha (industri) akan perlunya keseimbangan dalam menata siklus bisnis demi keberlanjutan usaha. Pembudidaya memerlukan jaminan pasar, penyerapan produksi,dan stabilitas harga.Disisi lain pihak trader/eksportir/industri membutuhkan jaminan kualitas produk dan kontinuitas.

Peran kontrol pada semua tahapan produksi mutlak harus dilakukan baik oleh pemerintah daerah melalui peran penyuluhan, pengepul maupun pihak mitra usaha dengan menurunkan langsung field advisor yang berperan dalam quality control proses budidaya, pengelolaan pasca panen,maupun pergudangan di lokasi budidaya. Jika kondisi tersebut telah terbangun dengan baik, maka upaya pemerintah pusat untuk membangun industri pengolahannasional di sentra-sentra produksi tidak akan mengalami permasalahan yang berarti.

 

Membangun sinergitas

Perlu diakui bahwa masih terhambatnya siklus bisnis rumput laut karena mata rantai produksi maupun pasar yang tidak berjalan semestinya bahkan terputus pada tahapan tertentu (tidak ada keberlanjutan). Salah satu penyebabnya karena belum terbangun persamaan persepsi, komitmen, tanggungjawab,dan kerjasama sinergis diantara stakeholder yang terlibat dalam usaha budidaya rumputlaut di Indonesia mulai dari pemerintah pusat dan daerah, pelaku utama, pelaku usaha, lembaga/instansi teknis,serta lembaga keuangan.

Fenomena yang terjadi seringkali masih muncul “ego-sektoral” sehingga implementasi kebijakan dari pemerintah pusat tidak didukung secara penuh, inilah yang mengakibatkan siklus usaha selalu berhenti dalam suatu tahapan tertentu.

Jika kata “Sinergitas” diimplementasikan secara nyata oleh seluruh stakeholder, maka sangat optimis Indonesia akan menjadi sentral produksi rumput laut terbesar bukan hanya dari sisi kapasitas produksi melainkan didukung oleh jaminan mutu hasi produk yang berdaya saing tinggi.Mari bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah pusat (Kementerian Kelautan dan Perikanan) dalam mewujudkan visi untuk menjadikan Indonesia menjadi produsen perikanan terbesar dunia demi kesejateraan masyarakat dan kebangkitan ekonomi nasional.

Selengkapnya baca majalah Trobos edisi November 2011


   Artikel Lain    

    Teten Masduki: Domba & Kambing: Penggerak Ekonomi Pedesaan

    Muladno : Perunggasan: Mampukah bersaing di era global?

    Hardi Prasetyo: Potensi Pasar Itik Lokal

    Teguh Boediyana: Urgen! Regulasi Persusuan Nasional

    Rachmat Pambudy: Kemelut Industri Ayam Nasional


  • Pangsa Pasar Domba & Kambing Kian Tumbuh
  • Fanatisme Peternak Memilih Ras Kambing
  • Perluas Pasar Produk Marikultur
  • Menata Kembali Marikultur Nasional
  • Lowongan Kerja: BIOMIN
  •   Jambore Peternakan Nasional 2017
  •   Bisnis Itik Makin Dilirik
  •   Raup Peluang Pasar Nila

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved