Advertorial Aqua   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Minggu, 15 Mei 2016
BBPBAP Jepara Sahabat Pembudidaya

BBPBAP Jepara Sahabat Pembudidaya

Foto: BBPBAP Jepara


Komoditas Lain
Udang
Air Tawar
Air Laut
Air Payau
Ragam Akua
Hobi Akua

 

Terus kembangkan komoditas budidaya air payau unggulan dan hasilkan inovasi guna layani kebutuhan pembudidaya

 

Sebagai unit pelaksana teknis tertua di lingkup Kementerian kelautan dan Perikanan, peran dan akselerasi Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara Jawa Tengah terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Pada ajang Indoaqua-APA 2016 di Surabaya belum lama ini, BBPBAP Jepara turut ikut hadir dengan menampilkan beragam pengembangan komoditas budidaya perikanan unggulan dan inovasi.

 

Komoditas Unggulan

Diungkapkan Kepala (BBPBAP) Jepara, Sugeng Raharjo, komoditas budidaya air payau unggulan yang terus dikembangkan antara lain udang windu sebagai komoditas utama khususnya broodstock (pusat indukan) dan udang vaname mengikuti kebutuhan pasar nasional dan global yang sangat besar. Pihaknya juga mengembangkan komoditas ikan bandeng, rajungan, kepiting dan nila.

 

Untuk bandeng, Sugeng mengungkapkan, ada permintaan luar biasa bukan hanya dari pembudidaya dalam negeri tapi juga dari luar. Baru-baru ini ada permintaan bandeng dari perusahaan Cina yang berencana mengembangkan budidaya bandeng di Indonesia untuk tujuan ekspor ke Cina dalam bentuk segar, fillet (daging tanpa tulang), dan olahan.

 

Lalu untuk rajungan dan kepiting sudah banyak perkembangan. Belum lama ini dilakukan penebaran hasil pembenihan. Saat ini hasil perekayasaan teknologi pembenihan rajungan sudah mampu meningkatkan SR (Survival Rate/daya hidup) sampai 40 % sedangkan untuk kepiting bakau dengan SR 18 %. “Kami sudah ada MoU dengan perusahaan di Amerika melalui PT Kemilau Bintang Timur bekerjasama dalam pengembangan budidaya dan pemasarannya,” kata Sugeng semangat.

 

Ia menambahkan, belum lama ini benih rajungan dari BBPBAP Jepara sudah sering dilakukan restocking diperairan umum antara lain, di perairan Konservasi Desa Betahwalang Kab.Demak, perairan Samas – Jogyakarta dan terakhir pada perairan Tanjung Widura, Kab. Gresik. Untuk budidaya di kolam tanah telah dikirim bantuan benih rajungan sekitar 20 ribu ke tambak Pokdakan di Marunda Jakarta Utara dan sekitar 10 ribu ekor ke Kab.Brebes.

 

Selain benih rajungan, BBPBAP Jepara juga telah melakukan bantuan benih udang windu sekitar 2,5 juta ekor ke kab. Tarakan, Kab. Brebes dan Kab. Cilacap, benih udang vaname sekitar 500 ribu ekor ke Kab. Demak, Kab.Pati dan Kab. Brebes dan benih bandeng sekitar 325 ribu ekor ke Kab. Pati dan Kab. Jepara. bisa setara dengan kandungan protein 30 %. Prosesnya dengan cara memperkaya pakan pelet dengan enzim. Kemudian juga

 

Inovasi

Selain komoditas unggulan, BBPBAP Jepara juga menghasilkan sejumlah inovasi tekologi. Sugeng memaparkan, pihaknya sudah menghasilkan teknologi kincir ramah lingkungan dan hemat energi. “Sebelumnya sudah ada kincir dengan energi gas LPG lalu, sekarang ini kami kembangkan kincir dengan energi listrik 250 watt - 750 watt itu sudah bisa dipakai dengan kekuatan yang sama dengan kincir sebelumnya,” kata Sugeng.

 

Dari sisi pakan, BBPBAP Jepara ini juga sudah memproduksi enzim untuk membantu pencernaan. Penggunaan enzim dengan bahan baku pakan kandungan protein yang rendah sekitar 14 % bisa dipacu sehingga dikembangkan produk probiotik cair ataupun probiotik tepung. Kedepan sedang dikembangkan protein skimmer.

 

Melalui beragam pengembangan komoditas unggulan dan inovasi tersebut, kata Sugeng, BBPBAP Jepara berupaya untuk selalu siap melayani kebutuhan pembudidaya dengan menjadi sahabat pembudidaya. “Karena kalau sahabat selalu setia mendampingi dalam suka dan duka, itu yang ingin kita ciptakan sehingga para pembudidaya tidak enggan datang ke kami. Kapan saja mereka butuhkan kami harussiap,” tegas Sugeng.

 

Secara berkala BBPBAP Jepara memberikan layanan pendampingan pembudidaya di berbagai daerah. Bentuk pendampingannya bisa berupa konsultasi penanganan kasus, pengembangan usaha budidaya, sampai sosialisasi CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik) dan CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik). Setiap 6 bulan BBPBAP Jepara juga melakukan fungsi penilaian sertifikasi hatchery dan tambak udang.

Trobos Aqua / Adv

 


   Artikel Lain    

    Olmix Gelar Seminar Internasional di China

    Terobosan Pakan Udang Granule dari PT Matahari Sakti

    Plastik Geomembran Primadona Penas Aceh

    Restocking Sidat, Konservasi Populasi dan Mata Air

    ASTIN Wadahi Petambak Probolinggo-Situbondo


  • Mengurai Stagnasi di Sapi Perah
  • Daya Pikat Koperasi
  • Kemitraan Budidaya Nila Berkelanjutan
  • Raup Peluang Pasar Nila
  • Training Jurnalistik Media Petemakan
  •   Urgensi Biosekuriti Tambak Udang
  •   Menyiasati Margin Budidaya Lele
  •   Efisiensi Kandang 3 Lantai

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved