Advertorial Livestock   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Selasa, 1 Nopember 2016
PT Kemin Indonesia: Warna Kuning Telur Konsisten dengan Quantum GLO-Y

PT Kemin Indonesia:  Warna Kuning Telur Konsisten dengan Quantum GLO-Y

Foto: 


Komoditas Lain
Unggas
Sapi Perah
Sapi Potong
Domba/ Kambing
Aneka Ternak
Hobi Livestock

Quantum GLOTMY hadir dengan inovasi nano teknologi untuk memberikan hasil optimal dan konsisten dalam mencapai target skor kuning telur dan efisiensi cost sampai 30 %

 

PT Kemin Indonesia kembali meluncurkan produk suplemen teranyarnya yakni Quantum GLOTMY . Dalam sambutannya pada saat peluncuran produk, Heng Aik Jin, Regional Manager South East Asia & Taiwan, Kemin Industries menyampaikan bahwa Quantum GLOTMY merupakan inovasi nano teknologi tingkat tinggi. “Teknologi ini memungkinkan penyerapan yang superior, endapan tinggi dan alami pada kuning telur. Sehingga menghasilkan warna kuning telur yang konsisten sepanjang waktu bertelur,” jelas Heng.

 

Ditambahkan Heng, melalui Quantum GLOTMY ini Kemin mengantarkan sebuah era baru dalam kemajuan karotenoid. Produk ini merupakan generasi baru dari karotenoid yang menawarkan bioavailabilitas lebih baik serta memberikan skor warna kuning yang diinginkan dengan biaya lebih ekonomis

 

 

Quantum GLOTMYY Lebih Unggul

Dr. Elke Schoeters Director Research and Development, Kemin Animal Nutrition and Health, Asia Pasific memparkan bahwa bahan utama dari produk ini adalah bunga marigold. Kemudian diekstrak menghasilkan karotenoid dan diproses lebih lanjut meng­gunakan teknologi mikroemulsi.

 

“Penggunaan mikroemulsi pada pengem­bangan Quantum GLOTMY memberikan dua manfaat penting. Pertama, penggunaan mikroemulsi untuk mengemas karotenoid yang dapat mengurangi ukuran karotenoid itu sendiri, sehingga proses bioavailabilitas menjadi lebih baik. Kedua, teknologi mikroemulsi dapat menjaga kestabilan pigmen dan menghindari proses oksidasi,” terang Elke.

 

Mikroemulsi dikatakan Elke disusun oleh surfactant/co-surfactant, minyak dan air. “Apabila ketiga zat tersebut dikombinasikan dengan pigmen maka akan membawa berbagai manfaat. Seperti dapat meningkatkan kelarutan, menjaga kestabilan bahan-bahan terlarut serta memfasilitasi penggabungan bahan-bahan terlarut,” ucapnya.

 

Elke juga memaparkan beberapa ha­sil riset yang telah dilakukannya pada Quantum GLOTMY Ia membandingkan antara Quantum GLOTMY yang telah menggunakan teknologi mikroemulsi dengan pigmen kuning nonmikroemulsi. Berdasarkan hasil peneliti­annya, diperoleh skor kuning telur mencapai 9.3 dari telur-telur ayam yang diberi pakan mengandung 1.25 kg/ton Quantum GLOTMY .

 

Hasil penelitian juga menunjuk­kan kesamaan warna kuning telur dari 2 sampel tersebut dicapai pada saat skor 8. Sampel pertama dengan 0.7 kg/ton Quantum GLOTM Y dan sampel kedua 1 kg/ton suplemen pigmen kuning nonmikroemulsi. Dari penelitian ini terlihat jelas bahwa penggunaan Quantum GLOTM Y dapat menurunkan dosis 20 – 30 % untuk mencapai target kuning telur yang diinginkan.

 

Melihat kenyataan ini, diharapkan peng­gunaan Quantum GLOTMY dapat menghemat biaya hingga 30 %. Selain dapat menjaga konsistensi warna kuning telur, meningkatkan proteksi terhadap oksidasi, dapat diserap lebih cepat oleh darah serta deposisi lutein yang lebih tinggi dalam kuning telur. Produk ini juga stabil terhadap panas 120°C hingga 20 menit.

 

Lebih Menghemat Waktu dan Biaya

Pada saat peluncuran produk baru terse­but, David Tey selaku Senior Manager, Quality Control & Costumer Laboratory Services, juga mendemonstrasikan dispersi Quantum GLOTMY dibandingkan dengan produk pigmen kuning lain. Dengan peralatan 50 ml tabung yang berisi air, kertas filter dan suplemen pigmen kuning nonmikroemulsi dan Quantum GLOTMY .

 

“Hasil demonstrasi menunjukkan bahwa pigmen kuning biasa membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan Quantum GLOTMY dalam melewati kertas saring. Quantum

 

GLOTMY  hanya butuh waktu 1 detik saja untuk terdispersi. Sedangkan produk nonmikroemulsi belum terdispersi sama sekali dalam wktu 1 detik tersebut,” jelas David.

 

Dari demonstrasi tersebut, David menyimpulkan bahwa waktu yang diperlukan Quantum GLOTMY terdispersi adalah lebih baik dibandingkan produk lainnya.

 

Turut angkat bicara Hartono Sunardi, Senior Country Manager PT Kemin Indonesia, bahwa saat ini kebutuhan industri sudah menuntut warna kuning telur yang lebih baik. Semakin baik warna kuning telurnya akan semakin banyak konsumen yang menyukainya

 

“Kami melihat sudah ada tren ke arah sana. Ini yang mendasari Kemin untuk bermain di pigmen. Kami sangat yakin dan percaya diri Indonesia sudah menuju tren tersebut, ” tegasnya.

 

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa produk ini sudah dijual di berbagai negara, termasuk negara-negara ASEAN. Menurut­nya sejauh ini respon dari pelanggan sangat baik sekali.

 

Kemin sebagai perusahaan yang se­lalu mengedepankan inovasi-inovasi terbarunya diharapkan dapat men­jadi leader di industri nutrisi dan kesehatan hewan. “Saya yakin produk Quantum GLOTMY akan mendapat tempat di pasar, khususnya di Indonesia. lTROBOS/Adv

 


   Artikel Lain    

    Kontrol Patogen Melalui Peningkatan Sistem Imun

    Program Bebas Antibiotik dari Alltech

    Eubiotik Solusi Pengganti AGP

    Sukses Beternak Ayam dengan Menjaga Kebersihan Kandang

    Elninety El90


  • (Masih) Ruwetnya Urusan Jagung
  • Menakar Keberhasilan Pangkas Produksi
  • Lebih Siap Tebar dengan Nursery
  • Biosekuriti Pembenihan Ketat, Benur Kuat
  • Lowongan Kerja: BIOMIN
  •   Mengurai Berbelitnya Perizinan Usaha Tambak
  •   Merancang Konstruksi Tambak Ideal
  • Pemerintah Kendalikan Suplai Daging dan Telur Unggas

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved