Aqua Update   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Kamis, 10 Nopember 2016
Dibuka 2017, 3 Lokasi Budidaya Ikan Lepas Pantai

Dibuka 2017, 3 Lokasi Budidaya Ikan Lepas Pantai

Foto: DJPB_KKP


Komoditas Lain
Udang
Air Tawar
Air Laut
Air Payau
Ragam Akua
Hobi Akua

Jakarta (TROBOS.COM). Budidaya ikan keramba jaring apung (KJA) lepas pantai (KJA Offshore) akan dibuka tahun depan di tiga lokasi. Antara lain Karimun Jawa provinsi Jawa Tengah, pantai selatan Jawa dan Sabang Provinsi Aceh.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto menerangkan kepada pers di Jakarta, Selasa (08/11), KJA Offshore dibangun untuk meningkatkan pemanfaatan potensi lahan budidaya laut di Indonesia. Selama ini potensi yang tergarap baru 2% atau sekitar 281 ribu ha dari total potensi budidaya laut sebesar 12,08 ha.

Dijelaskan oleh Slamet, ada tujuh manfaat pembangunan KJA Offshore, yaitu adalah untuk meningkatkan pemanfaatan lahan, meningkatkan produksi ikan budidaya, diseminasi teknologi budidaya ikan modern lepas pantai kepada masyarakat, memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat melalui segmentasi usaha dalam melakukan penggelondongan benih ikan kakap putih dari ukuran 10 gram menjadi ukuran 100 gram per ekor (siap tebar),  pemanfaatan tambak-tambak idle untuk usaha pengglondongan benih, dan penyerapan tenaga kerja serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

KJA Offshore memiliki 8 lubang per-unit dan dapat menghasilkan 568 ton kakap putih ukuran konsumsi. Dimana dibutuhkan benih ikan kakap putih ukuran 100 gr sebanyak 1,2 juta ekor.

Benih sebanyak itu bisa dicukupi dari pembudidaya penggelondongan  ikan di tambak seluas 290 Ha. Jika satu hektar lahan tambak dikelola oleh lima orang, maka penyerapan tenaga kerja yang akan dihasilkan adalah sebanyak 1.450 orang.

Slamet menambahkan bahwa saat ini sudah mulai proses identifikasi lokasi spesifik, penjajakan proses pengadaan barang dan mekanisme pengelolaan.

"Karena ini sistemnya harus melalui mekanisme pengadaan barang/jasa sesuai dengan Peraturan Presiden. Jadi perlu kehati-hatian, agar semua nya dapat berjalan lancar. Kemudian, proses pengiriman serta pemasangan yang memerlukan waktu sekitar 8 bulan, maka harus dimulai pada akhir tahun 2016 ini. Operasionalisasi akan dikerjasamakan dengan BUMN bidang perikanan" , jelas Slamet.

Berdasar data statistik perikanan budidaya, data sementara produksi ikan kakap putih pada tahun 2015 mencapai 5,082 ton. Diharapkan dengan adanya KJA Offshore ini dapat memberikan kontribusi produksi yang cukup signifikan lebih dari tahun-tahun sebelumnya.

“Apabila satu unit KJA Offshore dengan delapan lubang dalam satu siklus dapat menghasilkan 568 ton, maka dari tiga unit KJA offshore akan memberikan kontribusi produksi sebesar 1.600 ton. Kita harapkan dengan adanya pembangunan KJA offshore ini, akan mendorong munculnya industri perikanan yang maju dan terintegrasi dengan tetap mengedepankan keberlanjutan dan keberpihakan kepada masyarakat” pungkas Slamet. meilaka


   Artikel Lain    

    Produk Agar-agar Lolos, Karaginan Belum

    Memboyong Budidaya Lele Bioflok ke Pesantren

    Markdown Kapal Rugikan Negara Rp 13 T

    Penegakan Hukum bagi Nelayan Kecil Gunakan Pendekatan Pembinaan

    Jokowi : Potensi Laut Rp 17 Ribu T Belum Dikelola


  • Daya Pikat Koperasi
  • Konsolidasi Peternak Lewat Koperasi
  • Mengurai Berbelitnya Perizinan Usaha Tambak
  • Genjot Produksi dengan Ekspansi
  •   Berbagi Pengalaman Kendalikan WFD
  • Training Jurnalistik Media Petemakan
  • THE ALLTECH IDEAS CONFERENCE 2017
  •   Padi Terapung Menambah Untung

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved