Aqua Update   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Senin, 21 Nopember 2016
Anggaran yang Berpihak pada Nelayan, Belajar dari Perancis

Anggaran yang Berpihak pada Nelayan, Belajar dari Perancis

Foto: istimewa


Komoditas Lain
Udang
Air Tawar
Air Laut
Air Payau
Ragam Akua
Hobi Akua

Paris (TROBOS.COM). Anggaran negara bagi perikanan skala kecil di Prancis disalurkan melalui 3 bank nasional untuk menjamin kemudahan akses kredit oleh masyarakat nelayan.

Ketiga bank itu, yakni Credit Agricole, Credit Maritime, dan Credit Mutuelm bertanggung jawab kepada negara untuk memberikan pelayaran kredit usaha maritim dan kelautan dan perikanan yang mudah diakses bagi nelayan skala kecil.

Menariknya, penyaluran kredit melibatkan organisasi/badan hukum yang didirikan oleh nelayan, seperti asosiasi/koperasi. Dengan jalan inilah, nelayan skala kecil di Prancis mendapatkan perlindungan dan manfaat dari program peningkatan kesejahteraan bagi pelaku usaha perikanan.

Abdul Halim, Sekretaris Jenderal KIARA yang menghadiri undangan CCFD-Terre Solidaire Prancis dalam rangka Pekan Solidaritas Kelautan (Semaine Ocean Solidaire) di 11 kota di Prancis mengatakan , pemerintah Prancis menyadari pentingnya peran nelayan skala kecil dalam pemenuhan kebutuhan protein dalam negerinya.

“Maka nelayan diberi kemudahan untuk mengorganisasi kepentingan politik dan ekonominya. Salah satunya adalah mendirikan asosiasi dan/atau koperasi. Menariknya, bank nasional hanya bisa menyalurkan kredit usaha maritim/kelautan dan perikanan melalui organisasi yang didirikan oleh nelayan untuk memfasilitasi peningkatan usaha yang berujung pada peningkatan kesejahteraan mereka” papar Halim pada 19/11 di Jakarta.

ACAV (Armement Cooperatif Artisanal Vendeen), misalnya, memiliki anggota nelayan skala kecil dengan ukuran kapal antara 18-23 meter seharga 700.000 - 3 juta Euro. Koperasi ini mengajukan kredit pembelian kapal bagi anggotanya kepada 3 bank nasional dengan suka bunga 1,5 persen selama 20 tahun.

Menariknya, kredit yang diperoleh mendapatkan fasilitas pelengkap tanpa biaya tambahan, yakni bank memberikan asuransi perlindungan penuh terhadap kapal yang akan dibeli, asuransi usaha maritime. ACAV pun diberi beban tanggung jawab untuk memberikan fasilitas pemeliharaan kapal kepada anggotanya.

“Dengan skema ini, nelayan skala kecil di Prancis mendapatkan kepastian usaha, karena negara dan organisasi yang mereka naungi memberikan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan usaha perikanan,” tambah Halim.

Di Indonesia, tren penyaluran kredit usaha penangkapan ikan mengalami peningkatan dari tahun 2011-2015 dengan NPL kredit kurang dari 1,8 persen (lihat Tabel 1), meskipun lebih kecil dibandingkan pertumbuhan kredit usaha maritim, yakni 97,759 triliun dengan NPL kredit mencapai 5,37 persen (OJK, April 2016).
 

Tabel 1. Tren Perkembangan Kredit Usaha Penangkapan Ikan di Indonesia Tahun 2011-2016

Bulan/Tahun

Kredit Usaha Penangkapan Ikan (Triliun)

NPL (%)

Desember 2011

1,839

4,1

Desember 2012

2,536

2,4

Desember 2013

3,414

1,8

Desember 2014

3,741

2,1

Desember 2015

4,505

2,5

Januari 2016

4,621

2,8

Februari 2016

4,633

2,8

Sumber: Pusat Data dan Informasi KIARA (November 2016), diolah dari Otoritas Jasa Keuangan (April 2016)

Halim menyimpulkan melihat kredit usaha penangkapan ikan yang terus meningkat dengan resiko gagal bayar yang sangat kecil, mestinya pemerintah berpikir selangkah lebih maju dalam upaya peningkatan kesejahteraan nelayan kecil/tradisional.

Negara  harus memprioritaskan anggaran peningkatan usaha penangkapan ikan di dalam APBN/APBD untuk usaha perikanan nelayan kecil/tradisional. Karena hal ini sejalan dengan kewajiban pemerintah, baik pusat maupun daerah, sebagaimana diatur di dalam Pasal 59-60 Undang-Undang No. 7 Tahun 2016 Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam,” jelas Halim.

 

 


   Artikel Lain    

    Kapal Pengawas Tangkap 17 Kapal Ikan Asing

    Baru 2,36% Lahan Budidaya Laut Termanfaatkan

    Tahun 2017, Gerai Perizinan Kapal Dibuka di 30 Lokasi

    Menteri Susi Berjanji Revitalisasi Tambak-tambak Udang Kolaka

    Myanmar Berpotensi Ekspor 100 Ribu MT/th Udang dalam 5 Th


  • Importasi dari Zona Based Dilanjutkan
  • Importasi Berbasis Zona Pasca Putusan MK
  • Urgensi Biosekuriti Tambak Udang
  • Penangkapan Tuna Ikut Terseok
  •   Tambak Udang Skala Mini di Madura
  •   Siasat Bertahan Peternak Layer
  • THE ALLTECH IDEAS CONFERENCE 2017
  •   Berbagi Pengalaman Kendalikan WFD

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved