Aqua Update   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Jumat, 25 Nopember 2016
RI-Belanda Siapkan Implementasi e-Certification SPS Produk Perikanan

RI-Belanda Siapkan Implementasi e-Certification SPS Produk Perikanan

Foto: BKIPMKKP


Komoditas Lain
Udang
Air Tawar
Air Laut
Air Payau
Ragam Akua
Hobi Akua

Jakarta (TROBOS.COM). Indonesia – Belanda menyepakati kerjasama percontohan penerapan Sanitary and Phyto-Sanitary (SPS) Produk Perikanan menggunakan e-Certification pada 23/11 di Istana Negara.

Dokumen berbentuk Letter Of Intent (LoI) ditand tangani oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Kementerian Perekonomian Belanda, Lilianne Ploumen di sela-sela kunjungan Perdana Menteri Belanda ke Indonesia.

Kerjasama Teknis yang nanti pelaksanaannya berada pada lingkup Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM)  secara detail mencakup dukungan terhadap pemberantasan Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing, pengembangan perikanan dan budidaya berkelanjutan, pengembangan industri pengolahan perikanan dan pemasaran, pertukaran informasi, data, dan teknologi kelautan dan perikanan, karantina ikan, inspeksi, dan sertifikasi, peningkatan kapasitas, pelatihan dan bantuan teknis, serta pertukaran sumber daya manusia.

Kerjasama ini merupakan implementasi dari rekomendasi Badan Pusat Fasilitasi Perdagangan dan Bisnis Elektronik Perserikatan Bangsa Bangsa (UNCEFACT) tentang penerapan Bukti Digital untuk mengantisipasi sertifikasi berbasis bukan kertas, serta bersama-sama mempromosikan fasilitasi digital pada perdagangan ikan dan produk perikanan.

Menyadari Kondisi saat ini yang semakin Kritis terhadap penerapan ketentuan fitosanitari semakin ketat yang berorientasi pada penerapan mitigasi organisme,  dan cemaran berbahaya lainnya di negara pengekspor (pre-border), jaminan kesehatan karantina mulai dari hulu sampai hilir (traceability system).

"Kami menyambut baik penandatanganan pelatihan diplomatik, penguatan pertukaran informasi terkait dengan manajemen resiko, pelatihan kejuruan dengan proyek rintisan dalam bidang pertanian, bidang perubahan iklim, pengelolaan sampah, dan sirkuler ekonomi, juga di bidang kelautan dan perikanan," ujar Presiden Joko Widodo seperti dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Sejalan dengan Presiden Joko Widodo, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menyambut baik kerja sama antara Indonesia dengan Belanda, terutama dalam sektor kelautan dan perikanan. Sektor kelautan dan perikanan, kata Susi, merupakan salah satu sektor yang berpotensi besar untuk dikembangkan dalam kerja sama antara Indonesia dan Belanda. ist/nuruddin


   Artikel Lain    

    Kapal Pengawas Tangkap 17 Kapal Ikan Asing

    Baru 2,36% Lahan Budidaya Laut Termanfaatkan

    Tahun 2017, Gerai Perizinan Kapal Dibuka di 30 Lokasi

    Menteri Susi Berjanji Revitalisasi Tambak-tambak Udang Kolaka

    Myanmar Berpotensi Ekspor 100 Ribu MT/th Udang dalam 5 Th


  • Importasi dari Zona Based Dilanjutkan
  • Importasi Berbasis Zona Pasca Putusan MK
  • Urgensi Biosekuriti Tambak Udang
  • Penangkapan Tuna Ikut Terseok
  •   Tambak Udang Skala Mini di Madura
  •   Siasat Bertahan Peternak Layer
  • THE ALLTECH IDEAS CONFERENCE 2017
  •   Berbagi Pengalaman Kendalikan WFD

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved