Moment Update   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Selasa, 3 Januari 2017
Daging Kerbau Impor Dijual Mahal, Ini Kata Kementan

Daging Kerbau Impor Dijual Mahal, Ini Kata Kementan

Foto: dok.TrobosLivestock
Pedagang daging di pasar (ilustrasi).

Jakarta (TROBOS.COM). Menanggapi berita ditemukannya pedagang yang menjual daging kerbau eks India dengan harga di atas Rp 80 ribu/kg, Kementan langsung menggelar sidak dan mendengar langsung alasan dari pedagang.
 
Fini Murfiani, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada siaran persnya ,menyatakan sidak dini hari subuh Senin (2/1) dilaksanakan di Pasar Jatinegara, Pasar Kramat Jati, Pasar Minggu, Pasar Pecah Kulit dan Pasar Mampang Prapatan. Tim itu juga melakukan Operasi Pasar. 
 
Hasilnya, daging kerbau ex-impor dijual pada kisaran harga Rp 80 rb -90 rb/kg (Pasar Kramat Jati dan Pasar Minggu) dan Rp 75-80 rb/kg (Pasar Jatinegara, pasar Pecah Kulit dan Pasar Mampang). Tim mendengar pernyataan pedagang, ada yang menjual daging kerbau ex impor dengan harga diatas 80 ribu karena daging itu sudah dibersihkan dari lemak, sehingga harga jualnya lebih tinggi.
 
Petugas yang bergerak atas perintah Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Ketut Diarmita ini juga menemukan pada umumnya pedagang menjual daging kerbau ex-impor sebagai daging sapi, apabila pembeli teliti baru akan diinfokan sebagai daging kerbau. 
 
Ditegaskan, tidak ditemukan pedagang yang menjual daging kerbau ex-impor dengan harga Rp110 rb/kg. Tidak ditemukan pula pengoplosan antara daging sapi segar dengan ex impor. Sebab secara kasat mata antara daging sapi segar dan daging sapi/kerbau ex-impor cukup berbeda. Daging sapi/kerbau ex-impor yang telah di thawing terlihat basah dan dingin.
 
Walaupun demikian, Kementan mengakui belum ada pengawasan terhadap peredaran atau penjualan dari importir/distributor daging sapi/kerbau ex impor. Freezer untuk menyimpan daging beku eks impor di pasar juga sudah tersedia, namun kapasitasnya hanya untuk menyimpan stock atau sisa daging yang tidak laku terjual.
 
Adapun daging sapi segar jenis potongan tertentu ada yang dijual seharga Rp 110 rb – Rp 120 rb / kg dan sudah tidak mengandung lemak (daging murni). Daging jenis / kualitas tetelan  baik lokal maupun eks impor rata-rata dijual seharga Rp 55 rb – Rp 70 rb/kg;
 
Sedangkan daging sapi ex impor (sudah thawing) dijual lebih murah, seharga Rp 90-100 rb/kg (di pasar Kramat Jati dan Pasar Minggu). Di pasar Jatinegara, pasar Pecah Kulit dan Mampang daging sejenis dijual lebih murah, hanya Rp 80 rb – Rp 90 rb / kg.  nuruddin
 


   Artikel Lain    

    Antisipasi Gejolak Akhir Tahun, KPPU Awasi Pasokan Daging Sapi

    Target IB Upsus Siwab Tercapai 92,27%

    Budaya Merti Kali, Inisiatif Partisipatif Pelestarian Sumberdaya Ikan dan Perairan

    UNDIP Berikan Doktor Honoris Causa untuk Presdir Medion

    Mengkaji Kandang Ayam Modern


  • Kebijakan yang Komprehensif Dinanti
  • Menatap Bisnis Broiler 2018
  • Permainan Dagang Tekan Harga Nener
  • Angkat Pamor Bandeng Skala Industri
  •   Jambore Peternakan Nasional 2017
  •   Dr. drh. Surya Agus Prihatno, MP: Koreksi untuk Upsus Siwab
  •   Plus Minus Autofeeder Udang
  •   Klasterisasi Domba dan Kambing

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved