Agro Tekno   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Sabtu, 1 Juli 2017
Dekatkan Peternak dengan Pemodal Lewat Aplikasi

Dekatkan Peternak dengan Pemodal Lewat Aplikasi

Foto: trobos


Komoditas Lain
Unggas
Sapi Perah
Sapi Potong
Domba/ Kambing
Aneka Ternak
Hobi Livestock

Sekelompok mahasiswa lintas fakultas dari Universitas Gadjah Mada meluncurkan program bantu ternak, terobosan model investasi peternakan berbasis aplikasi android

 

 

Layar elektronik di ujung ruangan menampilkan tulisan”Bantuternak” dengan latar gambar seekor sapi di padang rumput. Dalam laman depan bantuternak.com itu pengunjung bisa mendapatkan akses untuk mengetahui lebih dalam program investasi dengan misi membantu peternak sapi potong dalam mendapatkan modal. Dari menu-menu yang disediakan, calon investor pun bisa langsung mengunduh aplikasi berbasis android untuk bergabung dengan program bantuternak dan mengontrol investasinya.

 

Ray Rezky Ananda, CEO Bantuternak dan penggagas program Bantuternak  ini menyatakan program ini digagasnya pada Maret 2016, dan mampu lolos dalam program kewirausahaan di Universitas. “Waktu itu kami belum memiliki tim apalagi wujud aplikasinya, masih murni ide. Tetapi menduduki peringkat 3,” ujar Ray.

 

Ray kemudian menggandeng Shalahuddin Al Ayyub sebagai Android App Developer, F Azhar sebagai Mobile App Programmer. Memasuki 2017 Ray merekrut lagi satu anggota tim Nur Fahmia sebagai Marketing & Public Relation.

 

Versi Beta dari aplikasi Bantuternak berhasil muncul di google playstore pada 10 Januari 2017. “Transaksi dalam seminggu langsung banyak, sekitar 5 user dengan nilai Rp 5 jutaan. “Mereka betul-betul orang baru, bukan kerabat. Mereka pun mmemberi banyak masukan pada kredibilitas aplikasi yang masih kurang bagus,” tutur Ray di kantornya.

 

Setelah dilakukan perbaikan aplikasi, pada 5 Juni 2017 dilakukan relaunching. Hanya dalam waktu dua pekan, jumlah pengunduh aplikasi Bantuternak tembus 1.000 orang. “Total investasi yang masuk melalui aplikasi ini mencapai Rp 50 jutaan,” ungkapnya.

 

Nur Fahmia menguraikan untuk menjaring investor, ia tidak mengandalkan aplikasi Bantuternak di Google Playstore semata. Dia rajin berpromosi melalui sosial media seperti facebook dan instagram. Selain melalui grup-grup sosmed, seringkali dia menitipkan promosi melalui akun personal teman-temannya. “Hasilnya, ada investor yang datang ke kantor Bantuternak. Dia menginstal aplikasi di sini dan langsung transaksi. Dia bukan semata berinvestasi tetapi memang ingin membantu peternak,” ungkap Nur Fahmia.

 

Uniknya, kata Nur, terjadi pula hal sebaliknya. Ada seorang user dari Magelang yang langsung menginvestasikan Rp 12 juta atau senilai seekor sapi tanpa bertemu sama sekali dengan tim Bantuternak. Komunikasi hanya disambung lewat telepon dan aplikasi messenger.

 

Seluruh uang dari investor yang terkumpul kemudian disalurkan kepada peternak mitra dalam bentuk 3 ekor sapi. Melalui apliksi di ponselnya investor mendapatkan informasi identitas peternak penerima investasi, bahkan bisa mengakses perkembangan sapinya.

 

 

Model investasi

Menurut Ray, user yang mengunduh aplikasi bisa berinvestasi berapapun pada program Bantuternak ini. “Mulai dari Rp 10.000,” tandasnya. Investasi bisa dikirim melalui transfer bank atau diserahkan langsung kepada tim Bantuternak. Dia mengaku tidak membuat investasi dengan sistem paket ataupun senilai ternak (sapi), karena ingin memberikan kesempatan kepada siapapun untuk bergabung dengan program ini.

 

“Sebab ide awalnya memang untuk membantu peternak. Ada unsur sosial yang kental, bukan sekadar bisnis investasi. Diantara investor ada yang berniat murni membantu peternak, namun juga ada yang memang berniat investasi,” jelas Ray. Walaupun begitu dana dari mereka tetap dikelola secara profesional dan transparan.

 

 

Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 214 / Juli 2017


   Artikel Lain    

    Alternatif Antibiotik Bagi Pedet

    Identifikasi Gen Ayam Sentul Tahan Infeksi

    Asa Baru Sapi Persilangan Belgian Blue

    Pakan Komplet Beraroma Buah

    Aplikasi Informasi Kesehatan Sapi


  • Putusan WTO : Momentum untuk Bersinergi
  • Upaya Daerah Menggaet Investasi
  • Kelola Pakan Tambak Mapan
  • Kualitas Air Udang Butuh Seimbang
  •   Waspada IBH
  • Novindo : Lowongan Pekerjaan Aquaculture Specialist
  •   Investasi di Komoditas Sapi
  •   ISPI Sesalkan Kasus Video Sapi Ditarik Mobil

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved