Aqua Update   
  Livestock Update +       Moment Update +       Aqua Update +  




Senin, 20 Nopember 2017
Konsumen Global Tuntutan Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan

Konsumen Global Tuntutan Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan

Foto: dok.KKP


Komoditas Lain
Udang
Air Tawar
Air Laut
Air Payau
Ragam Akua
Hobi Akua

Jakarta (TROBOS.COM). Masyarakat dunia semakin peduli ikan yang dikonsumsi harus berasal dari sumber yang jelas, didapatkan dari praktik penangkapan ikan yang baik dan benar, serta ditangkap di wilayah pengelolaan perikanan yang benar.

Pengelolaan perikanan berkelanjutan dalam rangka pemenuhan produk perikanan yang bertanggung jawab telah menjadi tuntutan global. Indonesia yang merupakan salah satu negara produsen hasil perikanan terbesar dunia tak luput dari tuntutan itu.

Maka, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) bekerja sama dengan Sustainable Fisheries Partnership (SFP) menyelenggarakan Indonesia Fisheries and Aquaculture Forum di Ballroom KKP, Selasa (14/11).

Jim Cannon, CEO Sustainable Fisheries Partnership menyampaikan tujuan forum untuk meningkatkan partisipasi supply chains dan menghadirkan dialog antara pemasok, produsen, dan regulator. “Sangat penting untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di negara produsen, khususnya keterlibatan pemerintah dalam menyusun rencana dan peraturan dalam rangka memastikan perikanan Indonesia berkelanjutan,” ungkapnya.

Direktur Jenderal PDSPKP Nilanto Perbowo menyatakan tema “Building Tomorrow’s Solutions for Sustainable Fisheries and Aquaculture” sangatlah tepat dibicarakan seiring dengan akan diberlakukannya Seafood Import Monitoring Program (SIMP) oleh Pemerintah Amerika Serikat pada 2018 mendatang. “Termasuk berbagai aturan dan standar produk ekspor yang telah lebih dulu diberlakukan di Uni Eropa maupun negara lainnya. Mengingat, Amerika Serikat salah satu negara tujuan ekspor utama produk perikanan Indonesia untuk produk udang, tuna, dan rajungan,” urai dia.

Volume Ekspor dan Bea Masuk
Nilanto menjelaskan, Volume ekspor Indonesia ke Amerika pada 2016 mencapai 180 ribu ton atau senilai USD1,6 miliar, meningkat 11,8% (volume) atau 10,67% (nilai) dari tahun sebelumnya.

Di sisi lain, Nilanto memaparkan, tarif bea masuk produk perikanan (seafood) Indonesia di Uni Eropa masih cukup tinggi, yaitu 6-24%. Sedangkan Timor Leste, Papua Nugini, Vietnam, dan beberapa negara lain mendapatkan tarif bea masuknya jauh lebih rendah dan bahkan tidak dikenakan tarif bea masuk.

“Sudah tiga tahun berjalan, Indonesia sudah saatnya juga mendapatkan tarif yang sama 0%, ini yang sedang kita perjuangkan,” terang Nilanto.

Pihak industri nasional maupun global saat ini turut mengakui bahwa KKP mendukung program pemerintah untuk menciptakan perikanan yang berkelanjutan, salah satunya dengan menjual produk perikanan yang berkualitas dan dengan label safe, sustainable, and naturaly diverse.

“Dengan kata lain ikan yang mereka jual bukan ikan dari hasil penangkapan ilegal dan aman untuk dikonsumsi. Salah satu industri nasional yang bergerak dalam bidang food retail hanya memasok dan menyediakan produk perikanan yang ditangkap secara legal dan mengutamakan peningkatan produk dari komunitas lokal,” jelas Nilanto.

Forum ini dilaksanakan selama dua hari terhitung hingga Rabu (15/11). Pada hari kedua dilaksanakan Working Group Discussion yang difasilitasi oleh SFP dengan topik bahasan adalah Tuna dan Pelagis Besar (Tuna and Large Pelagics), Blue Swimming Crab, Kakap dan Kerapu (Snapper/Grouper), dan Industri Ikan (Fishmeal Industries). ist/ntr
 


   Artikel Lain    

    Ekspor Udang India Naik, Indonesia Turun

    Sumba Timur Diharapkan Produksi 5.551 ton Rumput Laut

    Kapal dan Alat Penangkap Ikan untuk Nelayan Jatim

    Ulasan Pasar Udang oleh Rabobank dan Ken Salzinger

    Pemerintah Bantu 7.255 Paket Alat Penangkapan Ikan Sepanjang 2017


  • Kebijakan yang Komprehensif Dinanti
  • Menatap Bisnis Broiler 2018
  • Permainan Dagang Tekan Harga Nener
  • Angkat Pamor Bandeng Skala Industri
  •   Jambore Peternakan Nasional 2017
  •   Dr. drh. Surya Agus Prihatno, MP: Koreksi untuk Upsus Siwab
  •   Plus Minus Autofeeder Udang
  •   Klasterisasi Domba dan Kambing

        


    ETALASE    



Home     Our Profile     Trobos Moment     Contact Us     Data Agri     Foto     AgriStream TV     TComm     Berlangganan
Copyright 2014-2017 TROBOS, All Rights Reserved