Puncak Harga Broiler dan Telur
Tren positif harga broiler (ayam pedaging) terus berlanjut. Diawali dari Juni lalu, harga brolier merangkak naik sampai akhir Juli. Harga telur yang membaik sejak awal Juni masih bertahan naik Rp 500 – Rp 1.000/kg sampai akhir Juli.
Menurut Djody Hario Seno peternak asal Bekasi, harga broiler saat ini sudah mencapai puncaknya. “Menjelang bulan puasa permintaan terus meningkat, saat ini harga broiler di Bekasi sudah mencapai Rp 17.000/kg,” tutur Djody kepada TROBOS pada (27/7). Padahal satu bulan lalu harga tersebut masih berada di kisaran Rp 14.000 – Rp 14.500/kg.
Menurut Djody harga tersebut sudah bertahan selama satu minggu yakni dari (20/7). Ia memperkirakan harga tersebut akan bertahan sampai hari pertama puasa. Kemudian akan sedikit menurun dan meningkat kembali menjelang idul fitri. Sayangnya peningkatan harga broiler ini juga diikuti oleh kenaikan DOC (Day Old Chicken/ayam umur sehari).
Djody menginformasikan harga DOC saat ini (27/7) di Bekasi telah mencapai Rp 5.600 – Rp 5.700/ekor, padahal satu bulan lalu masih di kisaran Rp 4.000/ekor. Kenaikan harga DOC ini tentunya meningkatkan BEP (Break Event Point/titik impas) peternak, saat ini untuk titik impas broiler di Bekasi sudah mencapai Rp 13.000 – Rp 13.500/kg.
Harga Telur Baik
Tidak seperti pada broiler yang mengalami penaikan cukup besar pada sepanjang Juli ini. Untuk telur sepanjang Juni lalu yang sudah memperlihatkan harga yang baik dan masih dapat dipertahankan sampai akhir Juli dengan kecenderungan naik Rp 500 – Rp 1.000/kg.
Menurut Soeyanto peternak layer asal Tangerang, saat ini harga telur di tempatnya berkisar Rp 14.900 – Rp 15.000/kg dengan BEP di kisaran Rp 13.000 – Rp 13.500/kg harga ini sudah bertengger dari (24/7) lalu sebelumnya masih berada di kisaran Rp 14.000/kg.
Hal yang sama juga dialami peternak layer di Makassar, menurut H. Muh Yusuf, harga telur di tempatnya saat ini (27/7) telah mencapai Rp 1.000/butir. Padahal satu bulan lalu masih di kisaran Rp 800/butir – Rp 850/butir dengan BEP Rp 10.500 – Rp 11.000/kg. Jika dihitung dalam jumlah per kg, harga telur di Makassar juga meningkat sekitar Rp 1.500 – Rp 2.000/kg.
Sama seperti yang terjadi di broiler untuk DOC layer juga mengalami kenaikan harga. Menurut Soeyanto harga DOC layer yang ia beli saat ini (27/7) telah mencapai Rp 5.800 – Rp 6.000/ekor.
Kenaikan harga juga dinikmati peternak di Jogjakarta, menurut Hari Wibowo peternak asal Jogjakarta harga broiler pada (27/7) menyentuh Rp 16.000/kg, padahal satu minggu sebelumnya masih di Rp 14.500/kg. Harga DOC di Jogjakarta juga melambung tinggi dari Rp 3.000/ekor pada bulan sebelumnya, saat ini sudah meningkat hingga Rp 6.500 - Rp 7.000/ekor.
Sehingga BEP peternak di Yogyakarta juga turut naik sampai di kisaran Rp 14.000 – Rp 14.700/kg. Tentunya kenaikan DOC ini membuat para peternak kecewa, padahal harga yang lagi bagus diharapkan dapat mengganti kerugian yang dialami selama beberapa bulan lalu.
Tak hanya di Bekasi dan Yogyakarta, kenaikan harga juga terjadi di Palembang. Dituturkan Handiokho peternak dari Palembang, harga broiler di tempatnya sudah mencapai Rp 19.000/kg (27/7) padahal dua hari sebelumnya masih dikisaran Rp 18.000/kg. Kisaran harga Rp 18.000/kg ini sebenarnya sudah dinikmati peternak Palembang dari satu bulan sebelumnya. Sama seperti yang dialami peternak lainnya harga DOC di Palembang juga meningkat menjadi Rp 5.100/ekor sejak (20/7 lalu).
Tren kenaikan harga broiler rupanya tidak hanya dialami peternak di wilayah Barat Indonesia saja, peternak di Makassar juga turut merasakan iklim positif tersebut. Disampaikan H. Muh Yusuf peternak asal Makassar, harga broiler ditempatnya sudah mencapai Rp 19.500 – Rp 20.000/kg dari (20/7) lalu dengan BEP Rp 14.000 – Rp 15.000/kg. Padahal satu bulan yang lalu masih di angka Rp 16.500 – Rp 17.000/kg, jika dilihat dari tren di berbagai daerah hampir merata kenaikan harga broiler pada akhir Juli ini berkisar antara Rp 1.500 – Rp 2.500/kg.
Untung saja kenaikan harga DOC tidak diikuti oleh kenikan harga pakan. Menurut keterangan dari peternak di beberapa daerah, harga pakan broiler cenderung stabil di kisaran Rp 5.000 – Rp 5.500/kg. Walaupun harga jagung sudah mulai turun, sekitar Rp 200 – Rp 300/kg, tapi tampaknya pabrik pakan belum akan menurunkan harga.
Selengkapnya baca di majalah TROBOS edisi Agustus 2011









