Konsultasi Ternak
01 March 2011
De-odorase Efektif Mengikat Amoniak

Tanya:
Saya seorang peternak ayam petelur di Subang Jawa Barat, saat ini di lapangan banyak sekali beredar produk feed additive (imbuhan pakan) untuk mengurangi bau amoniak di kandang terutama yang menggunakan bahan aktif Yucca dengan harga yang bervariasi.  Mohon penjelasannya apa yang membedakan antara produk Yucca  yang diproduksi oleh Alltech  dengan yang lainnya? Terimakasih.
Dadang - Subang

Jawab:
Dalam situasi saat ini dimana curah hujan dan tingkat kelembaban yang tinggi, secara langsung maupun tidak dapat mempengaruhi aspek sanitasi lingkungan kandang. Kondisi alas kandang yang cenderung basah dan lembab tercampur dengan kotoran yang kemungkinan masih mengandung sisa-sisa protein tidak tercerna dan terkontaminasi bakteri, dapat menyebabkan bau amoniak. Jika dibiarkan dapat mempengaruhi kesehatan ayam maupun polusi lingkungan.
Salah satu cara untuk mengatasi bau amoniak serta memaksimalkan proses pencernaan pakan agar tidak banyak tersisa adalah dengan memberikan produk pengikat amoniak sekaligus produk yang bisa membantu ternak dalam memaksimalkan proses pencernaan pakannya. Benar sekali, Alltech memiliki produk pengikat amoniak yang berasal dari tanaman yucca schidigera yaitu De-Odorase .
Perbedaan utama antara produk pengikat amoniak dari Alltech dengan yang lain adalah spesifikasi dan efikasinya, termasuk proses pembuatan dari mulai pemilihan bahan baku sampai dengan produk jadi. Ekstrak tanaman Yucca schidigera yang terkandung dalam produk De-odorase mempunyai asal usul yang dapat  ditelusuri (traceability) mulai dari penanaman sampai menjadi produk akhir  (from seed to feed) yang meliputi:
- Penanaman  Yucca schidigera dilakukan di Meksiko dengan melibatkan perhimpunan nasional Agronomi (National Agronomic Society of Mexico) dimana izinnya telah mendapat jaminan dari badan ekologi Mexico (SEMARNAP).
- Pemanenan Yucca schidigera dilakukan melalui seleksi yang sangat ketat. Tanaman yang dipanen adalah tanaman yang telah matang yang berusia sekitar 10 - 20 tahun sehingga daya ikat ammoniaknya sudah tinggi serta dipanen dengan metode berkelanjutan (sustainable) melalui sistem reboisasi.
- Pengujian kualitas pada setiap batch De-odorase menggunakan metode B50 yaitu prosedur untuk menentukan jumlah ekstrak Yucca schidigera yang diperlukan untuk mengikat 50 % amoniak dalam larutan standar.  Semakin rendah nilai B50 berarti semakin sedikit jumlah produk yang dibutuhkan untuk mengikat amoniak, sedangkan semakin tinggi nilai B50 berarti lebih banyak produk yang diperlukan untuk mengikat amoniak (tidak efektif). Produk Alltech memiliki nilai B50 yang rendah dibandingkan produk sejenis. Jika telah memenuhi standar B50 maka segera dilakukan proses spray dry untuk lebih meningkatkan kualitas produk.
Dari ketiga poin di atas menggambarkan bahwa proses penanaman, pemanenan Yucca schidigera, maupun uji kualitas produk Alltech telah terjamin dengan mengedepankan unsur-unsur kelestarian lingkungan, misalnya peremajaan tanaman, penanaman kembali dan tidak melakukan eksploitasi. Usia panen yang begitu lama memberikan arti bahwa ekstrak tanaman Yucca tersebut sudah sangat matang dan berdaya kerja atau efikasi tinggi.
Selain itu Alltech telah menghilangkan unsure saponin (anti nutrisi) pada tanaman Yucca yang bersifat racun, sehingga produk De-Odorase aman bagi ternak. Nah, mungkin kesemua tahapan tersebut belum tentu dilakukan oleh produsen Yucca lainnya.
De-Odorase tidak hanya mengandung ekstrak tanaman Yucca schidigera yang berfungsi untuk mengikat amoniak secara langsung, tapi juga mengandung  kombinasi enzim yang berfungsi untuk memecah bahan-bahan organik dan serat ,serta bakteri yang menguntungkan yaitu Baccilus subtilis dan bakteri microencaplulated yang berfungsi untuk memecah limbah sisa-sisa pakan.
Kombinasi ketiganya mampu mengurangi amoniak bebas dan pembentukan nitrit. Artinya kebutuhan selain pengikat amoniak,yakni  fungsi enzim maupun bakteri menguntungkan dalam pencernaan sudah bisa terbantu dengan adanya tambahan enzim maupun bakteri bacillus pada produk De-Odorase.
Penelitian yang pernah dilakukan oleh Newman (1991) dengan cara membandingkan nilai B50 produk De-odorase dengan produk Yucca schidigera lainnya, hasilnya adalah produk De-odorase memiliki nilai B50 yang lebih rendah (6.19) dibandingkan produk Yucca schidigera lainnya (>50).  Penelitian menarik lainnya dilakukan oleh Aslan et al., (2005) pada ayam petelur menggambarkan bahwa pemberian De-odorase memberikan efek positif secara tidak langsung terhadap peningkatan produksi telur, kapasitas antioksidan, penurunan glysemia, dan cholesterolemia.