Ekspor Udang Indonesia Bertahan Positif
Belum adanya pergeseran harga udang vannamei, windu, dan jerbung untuk semua ukuran di pasar Jepang sejak (29/11/2010) sampai (28/2/2011). Geliat peningkatan ekspor udang Indonesia, lebih terasa di pasar Amerika Serikat (AS).
Informasi teranyar National Marine Fisheries Service (NMFS) menunjukkan belum adanya pergeseran harga udang vannamei, windu, dan jerbung untuk semua ukuran di pasar Jepang sejak (29/11/2010) sampai (28/2/2011). Sementara tercatat sejak (24/1/2011) sampai (7/2/2011) posisi nilai tukar Yeh terhadap dollar Amerika Serikat (US$) berada pada 83 Yen per US$. Lalu sempat melemah pada (14-21/2/2011) menjadi 84 Yen per US$ dan kembali menguat menjadi 83 Yen per US$ pada (24/2/2011).
Dara sisi angka impor udang di pasar Jepang, tren positif ekspor udang Indonesia ke pasar Jepang terus bertahan sejak Oktober 2010 lalu. Tercatat angka ekspor udang Indonesia pada Januari 2011 ini sebesar 2.832 MT (Metrik Ton) atau menurun 189 MT dari bulan sebelumnya Desember 2010. Meski menurun, namun Indonesia masih mampu mempertahankan peringkat dua di bawah Thailand.
Jika dibandingkan dengan Januari 2010 ekspor udang Indonesia ke pasar Jepang meningkat 357 MT. Pada Januari 2010 tercatat Indonesia membukukan angka ekspor 2.475 MT dan berada di peringkat tiga. Sementara, posisi Jawara yang pada Desember 2010 ditempati Vietnam dengan mencatatkan angka 3.117 MT, pada Januari 2011 posisi peringkat satu direbut kembali oleh Thailand dengan membukukan angka 3.211 MT.
Jika dibandingkan dengan Desember 2010 angka ekspor Negeri Gajah Putih itu tercatat meningkat 193 MT dari 3.018 MT. Jika dibandingkan Januari 2010 ekspor Thailand meningkat 341 MT. Pada Januari 2010 tercatat Thailand mengekspor 2.870 MT. Sementara Vietnam pada Januari 2011 membukukan angka ekspor 2.796 MT atau menurun 321 MT dari Desember 2010.
Tak hanya anjlok dari perolehan jumlah, Vietnam juga harus tersingkir ke peringkat ke tiga. Jika dibandingkan Januari 2010 angka ekspor Vietnam menurun 153 MT. Pada Januari 2010 angka ekspor Vietnam tercatat 2.953 MT.
Total keseluruhan impor udang pasar Jepang pada Januari 2011 tercatat 16.429 MT atau menurun 2.060 MT dibandingkan Desember 2010 lalu 18.489 MT. Tidak kurang dari 30 negara yang melakukan transaksi perdagangan ekspor udang ke pasar Jepang pada Januari 2011 ini. Belum terasa dampak perdagangan dari bencana gempa bumi dan tsunami yang merundung Jepang pada 11 Maret lalu. Para eksportir udang ke Negeri Sakura itu termasuk Indonesia masih berharap cemas melihat tren permintaan udang di bulan-bulan mendatang.
Pasar Amerika Serikat
Geliat peningkatan ekspor udang Indonesia, lebih terasa di pasar Amerika Serikat (AS). Tercatat pada Januari 2011, Indonesia membukukan angka 6.029 MT atau meningkat 780 MT dibandikan Desember 2010 lalu yang tercatat 5.249 MT. Peringkat Indonesia masih tetap berada di posisi dua di bawah Thailand. Jika dibandingkan dengan Januari 2010, angka ekspor Indonesia meningkat 938 MT. Pada Januari 2010 tercatat Indonesia membukukan angka ekspor 5.091 MT.
Sementara itu, pada Januari 2011 Thailand tetap mampu menjadi jawara di pasar AS. Thailand berhasil mencatatkan angka ekspor 16.006 MT pada Januari 2011 ini atau menurun 3.821 MT dibandingkan Desember 2010 yang tercatat 19.827 MT. Jika dibandingkan dengan Januari 2010, angka ekspor Thailand meningkat 1.492 MT. Pada Januari 2010 Thailan membukukan angka ekspor 14.514 MT.
Tak hanya terpuruk di pasar Jepang, Vietnam harus rela terdepak dalam daftar 5 besar negara pengekspor terbesar di pasar AS. Kini untuk peringkat tiga ditempati China dengan angka ekspor 4.279 MT, disusul India dan Ekuador di peringkat empat dan lima. Tercatat Ekuador dan India membukukan angka 3.873 MT dan 3.420 MT.
Total seluruh transaksi perdagangan udang di pasar AS pada Januari 2011 sebesar 45.299 MT atau menurun 7.272 MT dari Desember 2010 yang tercatat 52.569 MT. Tetapi jika dibandingkan dengan total impor pasar udang AS pada Januari 2010 angka tahun ini lebih besar 3.594 MT. Pada Januari 2010 total impor pasar udang AS tercatat 41.705 MT. Setidaknya ada 34 negara melakukan transaksi perdagangan udang di pasar AS.
Artikel selengkapnya baca majalah Trobos edisi April 2011









