Udang India Unggul di Pasar Jepang
Setelah sempat terjadi fluktuasi harga udang windu untuk semua ukuran. Rilis teranyar National Marine Fisheries Service(NMFS)teranyar menunjukkan, harga udang vannamei, windu, dan jerbung relatif stabil sejak (12/09) sampai (3/10). Untuk nilai tukar Yen terhadap dollar Amerika Serikat (US$) juga stabil di angka 78 Yen per 1 US$dan sejak (5/9) sampai (3/10).
Pada Agustus 2011 ini, peringkat 5 besar negara pengekspor udang di pasar Jepang terjadi pertukaran posisi yang cukup mengejutkan. India yang biasanya berada di bawah Thailand, kini mampu menyalip Negeri Gajah Putih tersebut dan berada di peringkat teratas. Pada Juli lalu India masih berada di peringkat ke tiga setelah Thailand dan Vietnam dengan membukukan angka 2.547 MT.
Pada bulan Agustus 2011 ekspor India ke pasar Jepang melonjak tajam berada di angka 4.589 MT atau naik 2.042 MT dari bulan sebelumnya. Jika melongok prestasi India di bulan yang sama tahun lalu yakni Agustus 2010 tercatat India membukukan angka 4.261 MT dan berada di peringkat ke dua. Melihat pola yang ada, tampaknya bulan Agustus merupakan waktu panen raya bagi petambak di sana.
Sayangnya prestasi udang Indonesia belum menunjukkan tren positif, seperti Mei dan Juni lalu yang sempat menempati posisi jawara di pasar Jepang. Pada Agustus 2011 ini masih bertahan di peringkat ke empat seperti bulan sebelumnya, dengan membukukan angka 2.717 MT. Secara angka terjadi sedikit peningkatan dibandingkan bulan lalu yang tercatat 2.348 MT artinya naik 369 MT. Jika melongok kembali pada Agustus 2010, tercatat Indonesia membukukan angka 2.749 MT atau relatif sama dengan saat ini.
Negeri gajah putih yang biasanya menjadi jawara di pasar Jepang kini harus berada di posisi ke dua. Tercatat Thailand membukukan angka 3.877 MT pada Agustus 2011. Sebenarnya angka yang dibukukan Thailand pada Agustus 2011 ini lebih besar dari bulan lalu, hanya saja secara peringkat Thailand harus turun karena perolehan angka ekspor India yang lebih besar. Tercatat pada bulan Juli 2011 lalu, thailand membukukan angka 3.487 MT atau lebih kecil 390 MT dari Agustus 2011 ini.
Satu peringkat di bawah Thailand ada Vietnam yang membukukan angka 3.514 MT atau meningkat 963 MT dari bukan Agustus lalu. Lalu peringkat ke lima pasar Jepang Agustus 2011 ini di tempati China dengan membukukan angka 1.358 MT.
Secara keseluruhan angka ekspor di pasar Jepang sepanjang Agustus 2011 ini tercatat 20.214 MT atau meningkat hingga 4.001 MT dibandingkan Juli 2011 lalu yang tercatat 16.213 MT. Jika dibandingkan dengan Agustus 2010 total transaksi tidak jauh beda yaitu sebesar 20.415 MT. Pada Agustus 2011 sebanyak 26 negara dengan total nilai transaksi 14.038 juta Yen. Jumlah negara yang ikut bertransaksi di Pasar Jepang ada 26 negara.
Pasar Amerika Serikat
Sementara itu Thailand masih kokoh di pasar Amerika Serikat (AS). Sepanjang tahun 2011, Thailand tercatat selalu menempati posisi teratas di pasar AS termasuk pada Agustus 2011. Tercatat yang tengah dilanda bencana banjir tersebut membukukan angka ekspor 18.713 MT pada Agustus 2011. Angka ini meningkat relatif besar dibandingkan bulan lalu yang tercatat 16.605 MT atau meningkat 2.108 MT.
Lain lagi dengan Indonesia, setelah bulan lalu mampu berada di peringkat ke tiga untuk pasar AS, pada Agustus 2011 turun ke peringkat empat. Meski demikian, Indonesia masih menunjukkan tren peningkatan angka ekspor. Tercatat pada Agustus 2011 Indonesia membukukan angka 6.896 MT atau meningkat 1.297 MT dibandingkan Juli 2011 yang tercatat 5.599 MT.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2010 lalu Indonesia membukukan angka 6.339 MT atau lebih kecil 557 MT, tapi secara peringkat saat itu lebih tinggi 2 peringkat dari saat ini yakni berada di posisi ke dua setelah Thailand. Untuk peringkat ke dua dan ke tiga Agustus 2011 ini bertengger Ekuador dan India dengan membukukan angka 7.350 MT dan 7.012 MT.
Total keseluruhan transaksi perdagangan udang di pasar AS sepanjang Agustus 2011 ini tercatat 61.687 MT atau meningkat 11.503 MT dibandingkan Juli 2011 tercatat 50.184 MT. Jika dibandingkan dengan Agustus 2010 tercatat total transaksi 56.184 MT atau lebih kecil 5.503 MT. Sepanjang Agustus 2011 ini tercatat ada 29 negara yang ikut bertansaksi di pasar AS.
Selengkapnya baca majalah Trobos edisi November 2011










