Konsultasi Ikan
01 September 2009
Soal Klekap dan Trisipan di Tambak Bandeng

Tanya

Dear Pengasuh,
Saya adalah petani bandeng dari daerah Indramayu, Jawa Barat. Saya mempunyai 3 petak tambak yang luasnya sekitar 1 ha. Saya sudah memelihara bandeng sejak lebih dari 5 tahun yang lalu.  Tetapi dalam 2 panen terakhir ini hasil yang saya dapat mulai berkurang. Saya amati hal ini karena makanan alami, terutama klekap tidak dapat tumbuh baik di dasar tambak. Saya menduga ini disebabkan karena gangguan dari trisipan yang banyak terdapat di dasar tambak.  Mohon bantuan saran dari  TROBOS untuk mengatasi masalah saya. 

Wahyu?Indramayu

Jawab: 
Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih atas pertanyaan yang dilayangkan kepada kami. Budidaya bandeng sudah ratusan tahun dilakukan di Indonesia, sejak dulu hingga saat ini teknologi budidaya bandeng masih menggunakan makanan alami, terutama klekap, sebagai sumber makanan utama ikan bandeng. Karena itu jika klekap tidak tumbuh baik maka jumlah makanan yang tersedia menjadi sedikit dan pertumbuhan ikan bandeng akan terhambat. Pertumbuhan klekap di tambak dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya :
? kesuburan tanah dasar tambak,
? kualitas air (terutama kecerahan)
? hama (ikan dan trisipan)
Kesuburan tanah dasar tambak dapat ditingkatkan dengan memberikan pupuk dasar sebelum tambak diisi air. Pupuk yang digunakan adalah pupuk anorganik (pupuk kimia) amonium fosfat dengan takaran 20 kg/ha plus urea 10 kg/ha. Sebelum pupuk ditebar, tanah dasar sebaiknya dikapur menggunakan kapur pertanian dengan dosis 1 ton/ha.  Setelah klekap mulai tumbuh maka ketinggian air mulai dinaikkan hingga 30 ? 40 cm. Dengan cara ini diharapkan kecerahan air tetap terjaga dan cahaya matahari bisa masuk ke dasar tambak sehingga klekap dapat tumbuh baik.
Ketersediaan makanan alami akan semakin menipis dengan semakin besarnya ukuran bandeng.  Pada tahap tertentu makanan alami tidak dapat memenuhi kebutuhan ikan bandeng, sehingga perlu diberikan pakan tambahan dari luar, yaitu dengan pemberian pelet atau pakan buatan. Pakan buatan untuk bandeng saat ini telah banyak digunakan dan mampu menunjang pertumbuhan ikan bandeng.  Pakan cukup diberikan 1 bulan atau paling lama 2 bulan sebelum panen. Tujuannya adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan energi bagi ikan dalam tambak karena persediaan makanan alami yang semakin terbatas.
 Trisipan merupakan hama utama yang sangat mempengaruhi kesuburan tambak dan pertumbuhan klekap.  Hewan ini adalah organisme asli (native) yang secara alami hidup dan berkembang biak di daerah rawa-rawa bakau di tepi pantai. Karena habitat alaminya sangat menunjang kehidupan trisipan maka hewan ini sulit sekali diberantas. Trisipan tidak hanya merusak dasar tambak dan menghambat pertumbuhan klekap, tetapi juga turut mengkonsumsi oksigen dalam air tambak sehingga dapat mengganggu kehidupan bandeng secara langsung. Pada era tahun 80-an trisipan diberantas dengan menggunakan triphenyltin (TPT) moluscide (anti hama moluska) dan Brestan.  Tapi karena kedua jenis bahan kimia tersebut berbahaya bagi manusia dan dapat merusak kesuburan tanah tambak, maka penggunaannya pun dilarang. Cara lain untuk memberantas trisipan adalah dengan bubuk tembakau (tobacco dust ?) dengan dosis ? 500 kg/ha untuk bahan yang mengandung 3 % nikotin.  Bubuk tembakau diberikan selama 3 hari berturut-turut. 
Cara lain yang mudah dan aman adalah dengan perendaman menggunakan air tawar. Jika sumber air tawar cukup tersedia maka tambak dapat direndam selama satu minggu. Penggunaan pupuk amonium sulfat juga dapat membunuh trisipan, sebab amonia dalam dosis tinggi dapat membunuh trisipan.  Tetapi hal ini hanya dapat dilakukan sebelum ikan bandeng ditebar ke dalam tambak. Sebagai pencegahan sejak dini, maka setiap kali selesai panen tanah dasar tambak dijemur matahari hingga benar-benar kering. Trisipan yang terlihat di dalam tambak diambil secara manual lalu dimusnahkan.  Apabila terdapat peliharaan bebek, trisipan dapat dimanfaatkan sebagai pakan unggas air tersebut. Trisipan dapat bermanfaat karena kandungan kalsiumnya yang tinggi.
Demikian saran yang dapat kami sampaikan.  Semoga dapat membantu usaha bapak agar berkembang lebih baik lagi.

Rubrik ini diasuh oleh PT SURI TANI PEMUKA